Tag Archives: UU Nomor 9 Tahun 2006 Tentang Sistem Resi Gudang

P – Pusat Registrasi Resi Gudang (1-2)

“Pusat Registrasi Resi Gudang yang selanjutnya disebut Pusat Registrasi (1) adalah badan usaha berbadan hukum yang mendapat persetujuan Badan Pengawas untuk melakukan penatausahaan Resi Gudang dan Derivatif Resi Gudang yang meliputi pencatatan, penyimpanan, pemindahbukuan kepemilikan, pembebanan hak jaminan, pelaporan, serta penyediaan sistem dan jaringan informasi.” (Pasal 1 Angka 13 UU Nomor 9 Tahun 2006 Tentang Sistem Resi Gudang). “Pusat Registrasi Resi Gudang yang selanjutnya disebut Pusat Registrasi (2) adalah badan usaha berbadan hukum yang mendapat persetujuan Badan Pengawas untuk melakukan penatausahaan Resi Gudang dan Derivatif Resi Gudang yang meliputi pencatatan, penyimpanan, pemindahbukuan kepemilikan, pembebanan hak jaminan, pelaporan, serta penyediaan sistem dan jaringan informasi.” (Pasal 1 Angka 13 UU Nomor 9 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2006 Tentang Sistem Resi Gudang).

Tagged , , , , ,

P – Pengelola Gudang (1-2)

“Pengelola Gudang (1) adalah pihak yang melakukan usaha pergudangan, baik Gudang milik sendiri maupun milik orang lain, yang melakukan penyimpanan, pemeliharaan, dan pengawasan barang yang disimpan oleh pemilik barang serta berhak menerbitkan Resi Gudang.” (Pasal 1 Angka 8 UU Nomor 9 Tahun 2006 Tentang Sistem Resi Gudang). “Pengelola Gudang (2) adalah pihak yang melakukan usaha pergudangan, baik Gudang milik sendiri maupun milik orang lain, yang melakukan penyimpanan, pemeliharaan, dan pengawasan barang yang disimpan oleh pemilik barang serta berhak menerbitkan Resi Gudang.” (Pasal 1 Angka 8 UU Nomor 9 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2006 Tentang Sistem Resi Gudang).

Tagged , , , , ,