Tag Archives: UU Nomor 3 Tahun 1958 Tentang Penempatan Tenaga Asing

P – Pekerjaan (1-3)

“Pekerjaan (1) adalah pekerjaan yang dijalankan oleh buruh untuk majikan dalam suatu hubungan kerja dengan menerima upah.” (Pasal 1 Angka 1 UU Nomor 1 Tahun 1951 Tentang Pernyataan Berlakunya Undang-Undang Kerja Tahun 1948 Nomor 12 Dari Republik Indonesia Untuk Seluruh Indonesia). “Pekerjaan (2) adalah pekerjaan yang dijalankan oleh buruh untuk majikan dalam suatu hubungan kerja dengan menerima upah.” (Pasal 2 Angka 2 UU Nomor 3 Tahun 1951 Tentang Pernyataan Berlakunya UU Pengawasan Perburuhan TH 1948 No. 23 Dari RI Untuk Seluruh Indonesia). “Pekerjaan (3) adalah (1) Setiap pekerjaan yang dilakukan di bawah perintah orang lain dengan menerima upah atau tidak; (2) Setiap pekerjaan yang dijalankan atas dasar borongan dalam suatu perusahaan, baik oleh orang yang menjalankan pekerjaan itu sendiri maupun oleh orang yang membantu orang yang menjalankan pekerjaan itu.” (Pasal 1 Huruf b Angka 1 dan 2 UU Nomor 3 Tahun 1958 Tentang Penempatan Tenaga Asing).

Tagged , , , , , ,

O – Orang Asing (1-4)

“Orang Asing (1) adalah tiap orang bukan warga negara Republik Indonesia.” (Pasal 1 Huruf a UU Nomor 3 Tahun 1958 Tentang Penempatan Tenaga Asing). “Orang Asing (2) adalah orang bukan Warga Negara Republik Indonesia.” (Pasal 1 Angka 6 UU Nomor 9 Tahun 1992 Tentang Keimigrasian). “Orang Asing (3) adalah orang bukan Warga Negara Indonesia.” (Pasal 1 Angka 4 UU Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan). “Orang Asing (4) adalah orang yang bukan warga Negara Indonesia.” (Pasal 1 Angka 9 UU Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian).

Lihat juga: PETUNJUK MENGGUNAKAN PENELITIHUKUM.ORG

Anda dapat follow akun twitter @HandaSAbidin untuk mengetahui perkembangan terbaru dari penelitihukum.org.

Tagged , , , , , , ,