Tag Archives: UU Nomor 24 Tahun 2000 Tentang Perjanjian Internasional

S – Suksesi Negara

“Suksesi Negara adalah peralihan hak dan kewajiban dari satu negara kepada negara lain, sebagai akibat pergantian negara, untuk melanjutkan tanggung jawab pelaksanaan hubungan luar negeri dan pelaksanaan kewajiban sebagai pihak suatu perjanjian internasional, sesuai dengan hukum internasional dan prinsip-prinsip dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.” (Pasal 1 Angka 8 UU Nomor 24 Tahun 2000 Tentang Perjanjian Internasional).

Tagged , , , ,

P – Persyaratan

“Persyaratan (Reservation) adalah pernyataan sepihak suatu negara untuk tidak menerima berlakunya ketentuan tertentu pada perjanjian internasional, dalam rumusan yang dibuat ketika menandatangani, menerima, menyetujui, atau mengesahkan suatu perjanjian internasional yang bersifat multilateral.” (Pasal 1 Angka 5 UU Nomor 24 Tahun 2000 Tentang Perjanjian Internasional).

Tagged , , , ,