Tag Archives: UU Nomor 19 Tahun 1954 Tentang Peraturan Penagihan Penghasilan Lebih Kepada Negara

Y – Yang Berhutang

“Yang Berhutang adalah importir atau pabrikan yang belum atau belum seluruhnya melunaskan kewajibannya dengan penyetoran penghasilan lebih yang terhutang.” (Pasal 1 Angka 2 UU Nomor 19 Tahun 1954 Tentang Peraturan Penagihan Penghasilan Lebih Kepada Negara).

Advertisements
Tagged , , , ,

P – Penghasilan Lebih yang Terhutang

“Penghasilan Lebih yang Terhutang adalah jumlah yang terhutang kepada Negara berdasarkan peraturan dengan kekuasaan Regeringsbesluit tanggal 10 Oktober 1947, “Besluit Storting Meeropbrengst Importgoederen” atau “Besluit Storting Meeropbrengst Binnenlandse Fabrikaten”.” (Pasal 1 Angka 1 UU Nomor 19 Tahun 1954 Tentang Peraturan Penagihan Penghasilan Lebih Kepada Negara).

Tagged , , , ,
Advertisements