Tag Archives: UU Nomor 16 Tahun 1964 Tentang Bagi Hasil Perikanan

T – Tambak

“Tambak adalah genangan air yang dibuat oleh orang sepanjang pantai untuk pemeliharaan ikan dengan mendapat pengairan yang teratur.” (Pasal 1 Huruf f UU Nomor 16 Tahun 1964 Tentang Bagi Hasil Perikanan).

 

 

Advertisements
Tagged , , , ,

P – Perjanjian Bagi Hasil (1-2)

“Perjanjian Bagi Hasil (1) adalah perjanjian dengan nama apapun juga yang diadakan antara pemilik pada satu pihak dan seseorang atau badan hukum pada lain pihak yang dalam undang-undang ini disebut “penggarap” berdasarkan perjanjian mana penggarap diperkenankan oleh pemilik tersebut untuk menyelenggarakan usaha pertanian diatas tanah pemilik, dengan pembagian hasilnya antara kedua belah pihak.” (Pasal 1 Huruf c UU Nomor 2 Tahun 1960 Tentang Perjanjian Bagi Hasil). “Perjanjian Bagi Hasil (2) adalah perjanjian yang diadakan dalam usaha penangkapan atau pemeliharaan ikan antara nelayan pemilik dan nelayan penggarap atau pemilik tambak dan penggarap tambak, menurut perjanjian mana mereka masing-masing menerima bagian dari hasil usaha tersebut menurut imbangan yang telah disetujui sebelumnya.” (Pasal 1 Huruf a UU Nomor 16 Tahun 1964 Tentang Bagi Hasil Perikanan).

Tagged , , , , ,
Advertisements