Tag Archives: UU nomor 14 tahun 1992 tentang lalu lintas dan angkutan jalan

T – Terminal (1-3)

“Terminal (1) adalah prasarana transportasi jalan untuk keperluan memuat dan menurunkan orang dan/atau barang serta mengatur kedatangan dan pemberangkatan kendaraan umum, yang merupakan salah satu wujud simpul jaringan transportasi.” (Pasal 1 Angka 5 UU Nomor 14 Tahun 1992 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan). “Terminal (2) adalah fasilitas pelabuhan yang terdiri atas kolam sandar dan tempat kapal bersandar atau tambat, tempat penumpukan, tempat menunggu dan naik turun penumpang, dan/atau tempat bongkar muat barang.” (Pasal 1 Angka 20 UU Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran). “Terminal (3) adalah pangkalan Kendaraan Bermotor Umum yang digunakan untuk mengatur kedatangan dan keberangkatan, menaikkan dan menurunkan orang dan/atau barang, serta perpindahan moda angkutan.” (Pasal 1 Angka 13 UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan).

Advertisements
Tagged , , , , , ,

P – Perusahaan Angkutan Umum (1-2)

“Perusahaan Angkutan Umum (1) adalah perusahaan yang menyediakan jasa angkutan orang dan/atau barang dengan kendaraan umum di jalan.” (Pasal 1 Angka 8 UU Nomor 14 Tahun 1992 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan). “Perusahaan Angkutan Umum (2) adalah badan hukum yang menyediakan jasa angkutan orang dan/atau barang dengan Kendaraan Bermotor Umum.” (Pasal 1 Angka 21 UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan).

Tagged , , , , ,
Advertisements