Tag Archives: UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan

T – Tenaga Kerja (1-4)

“Tenaga Kerja (1) adalah tiap-tiap orang yang mampu melakukan pekerjaan baik di dalam maupun di luar hubungan kerja guna menghasilkan jasa atau barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.” (Pasal 1 UU Nomor 14 Tahun 1969 Tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Mengenai Tenaga Kerja). “Tenaga kerja (2) adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan baik di dalam maupun di luar hubungan kerja, guna menghasilkan jasa atau barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.” (Pasal 1 Angka 2 UU Nomor 3 Tahun 1992 Tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja). “Tenaga Kerja (3) adalah setiap orang laki-laki atau wanita yang sedang dalam dan/atau akan melakukan pekerjaan, baik di dalam maupun di luar hubungan kerja guna menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.” (Pasal 1 Angka 2 UU Nomor 25 Tahun 1997 Tentang Ketenagakerjaan). “Tenaga Kerja (4) adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan/atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.” (Pasal 1 Angka 2 UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan).

Advertisements
Tagged , , , , , , ,

S – Siang Hari (1-3)

“Siang Hari (1) adalah waktu antara jam 6 sampai jam 18.” (Pasal 1 Huruf f UU Nomor 12 Tahun 1948 Tentang Undang-Undang Kerja Tahun 1948). “Siang Hari (2) adalah waktu antara jam 6 sampai jam 18.” (Pasal 1 Angka 6 UU Nomor 1 Tahun 1951 Tentang Pernyataan Berlakunya Undang-Undang Kerja Tahun 1948 Nomor 12 Dari Republik Indonesia Untuk Seluruh Indonesia). “Siang Hari (3) adalah waktu antara pukul 06.00 sampai dengan pukul 18.00.” (Pasal 1 Angka 27 UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan).

Tagged , , , , , ,
Advertisements