Tag Archives: UU Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan

U – Usaha Pariwisata (1-2)

“Usaha Pariwisata (1) adalah kegiatan yang bertujuan menyelenggarakan jasa pariwisata atau menyediakan atau mengusahakan objek dan daya tarik wisata, usaha sarana pariwisata, dan usaha lain yang terkait di bidang tersebut.” (Pasal 1 Angka 5 UU Nomor 9 Tahun 1990 Tentang Kepariwisatawan). “Usaha Pariwisata (2) adalah usaha yang menyediakan barang dan/atau jasa bagi pemenuhan kebutuhan wisatawan dan penyelenggaraan pariwisata.” (Pasal 1 Angka 7 UU Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan).

Advertisements
Tagged , , , , ,

S – Sertifikasi (1-5)

“Sertifikasi (1) adalah proses pemberian sertifikat benih tanaman setelah melalui pemeriksaan, pengujian, dan pengawasan serta memenuhi semua persyaratan untuk diedarkan.” (Pasal 1 Angka 6 UU Nomor 12 Tahun 1992 Sistem Budidaya Tanaman). “Sertifikasi (2) adalah proses pemberian pengakuan atas pemenuhan standar nasional keolahragaan.” (Pasal 1 Angka 30 UU Nomor 3 Tahun 2005 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional). “Sertifikasi (3) adalah proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru dan dosen.” (Pasal 1 Angka 11 UU Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen). “Sertifikasi (4) adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha dan pekerja pariwisata untuk mendukung peningkatan mutu produk pariwisata, pelayanan, dan pengelolaan kepariwisataan.” (Pasal 1 Angka 12 UU Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan). “Sertifikasi (5) adalah proses pemberian sertifikat kepada pelaku usaha, produk, proses, dan usaha hortikultura.” (Pasal 1 Angka 20 UU Nomor 13 Tahun 2010 Tentang Hortikultura).

Tagged , , , , , , , ,
Advertisements