Tag Archives: Pengertian Tewas

T – Tewas (1-3)

“Tewas (1) adalah (a) meninggal dunia dalam dan karena menjalankan tugas kewajibannya; (b) meninggal dunia dalam keadaan lain yang ada hubungannya dengan dinasnya sehingga kematian itu disamakan dengan meninggal dunia dalam dan/atau karena menjalankan kewajibannya; (c) meninggal dunia yang langsung diakibatkan karena luka-luka maupun cacat rohani atau jasmani yang didapat dalam hal-hal tersebut pada huruf a dan b di atas; (d) meninggal dunia karena perbuatan anasir-anasir yang tidak bertanggungjawab ataupun sebagai akibat dari tindakan terhadap anasir-anasir itu.” (Pasal 4 Huruf a-c UU Nomor 11 Tahun 1969 Tentang Pensiun Pegawai dan Pensiun Janda-Duda Pegawai). “Tewas (2) adalah (1)  meninggal dunia dalam dan karena menjalankan tugas kewajibannya; (2) meninggal dunia dalam keadaan lain yang ada hubungannya dengan dinasnya, sehingga kematian itu disamakan dengan meninggal dunia dalam dan karena menjalankan tugas kewajibannya; (3) meninggal dunia yang langsung diakibatkan oleh luka atau cacat jasmani atau cacat rohani yang didapat dalam dan karena menjalankan tugas kewajibannya; (4) meninggal dunia karena perbuatan anasir yang tidak bertanggungjawab ataupun sebagai akibat tindakan terhadap anasir itu.” (Pasal 1 Huruf h Angka 1-4 UU Nomor 12 Tahun 1980 Tentang Hak Keuangan/Administratif Pimpinan Dan Anggota Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara Serta Bekas Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara Dan Bekas Anggota Lembaga Tinggi Negara). “Tewas (3) adalah hilangnya nyawa seseorang dalam melaksanakan Wajib Bakti berdasarkan perintah dinas, bukan akibat tindakan lawan.” (Pasal 25 UU Nomor 56 Tahun 1999 Tentang Rakyat Terlatih).

Advertisements
Tagged , , , , , ,
Advertisements