Tag Archives: Kuliah Hukum Bisnis

Kiat Masuk Harvard Law School

harvard1

Banyak orang berharap bisa kuliah di Harvard Law School. Hanya tidak mudah untuk bisa diterima kuliah di sana. Seleksinya sangat ketat. Salah satu orang Indonesia yang bisa kuliah di sana adalah Shinta Nur Fauzia Husni, S.H., LL.M.

Senin, 5 Oktober 2015, Shinta berbagi kiat dan pengalaman bagaimana agar bisa diterima di Harvard Law School. Ia membagikan pengalamannnya kepada mahasiswa Program Studi Hukum Bisnis, Podomoro University, dalam sesi kuliah tamu untuk mata kuliah Profesi Hukum 1.

Menurut Shinta, agar bisa diterima di Harvard Law School, setiap mahasiswa perlu melakukan riset yang serius. Katanya, “Kalau kalian serius ingin kuliah di sana, lakukan riset sedini mungkin agar saat kalian mengirimkan aplikasi pendaftaran, aplikasinya menjadi lebih sempurna.”

harvard1Shinta Nur Fauzia Husni (berdiri, kelima dari kanan) berfoto bersama dengan mahasiswa Program Studi Hukum Bisnis.

Shinta menekankan agar para mahasiswa tidak perlu terlalu merisaukan soal biaya kuliah di Harvard Law School. “Jangan kuatir kalau tidak punya dana untuk kuliah S2. Asalkan kalian mau berusaha, pasti ada jalan,” ungkapnya. Shinta pun mengaku mendapatkan beasiswa untuk kuliah S2 di Harvard Law School dari Pemerintah Indonesia.

Sebelum melanjutkan kuliah S2, Shinta pernah bekerja di United Nations Development Program (UNDP), kantor pengacara Rajah & Tann LLP (Singapura), Lubis, Santosa & Maramis Law Firm, Allen & Overy Indonesia (Ginting & Reksodiputro), dan Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Republik Indonesia. Shinta juga pernah bekerja di World Bank, Amerika Serikat. Saat ini Shinta menjabat sebagai CEO dari Konsula.com, sebuah perusahaan startup yang bergerak dalam bisnis search engine untuk mereka yang membutuhkan dokter.

Ketua Program Studi Hukum Bisnis, Handa Abidin, Ph.D., berharap ada ada lulusan S1 Hukum Bisnis dari Podomoro University yang bisa melanjutkan kuliah di Harvard Law School. “Kami punya dosen-dosen luar biasa yang tidak dimiliki oleh fakultas atau program studi hukum di Indonesia. Contohnya adalah Shinta, yang akan segera bergabung menjadi dosen di Program Studi Hukum Bisnis di Podomoro University. Ia akan mengampu beberapa mata kuliah,” papar Handa.

Lebih lanjut Handa mengatakan, “Kami juga memiliki mata kuliah yang kami namakan Persiapan LL.M. Mata kuliah ini sepengetahuan saya yang pertama di Indonesia. Dengan mata kuliah ini, para mahasiswa kami akan jauh lebih siap dalam melanjutkan S2 hukum di luar negeri.”

Para dosen tersebut akan membimbing seluruh mahasiswa untuk menggapai cita-citanya. Di antaranya, melanjutkan kuliah S2 di Harvard Law School. Semoga.

 

Keterangan: Seluruh materi pada artikelini dikutip dari link sebagai berikut;

http://www.podomorouniversity.com/kiat-masuk-harvard-law-school

Advertisements
Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Mengenal Mahkamah Konstitusi dari Pegawai Terbaik

MK 1

Kamis (1/10/2015) pekan lalu mahasiswa Program Studi Hukum Bisnis, Podomoro University, mendapatkan kesempatan berharga. Mereka memperoleh kuliah tamu dari Rimas Kautsar S.H., M.H., pegawai terbaik dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Rimas Kautsar, SH, MH.

Pada sesi mata kuliah Pengantar Hukum Indonesia, Rimas Kautsar menyampaikan kuliah umum tentang MK dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia. Banyak materi yang ia sampaikan. Di antaranya, sejarah MK, asal-usul ide pengujian undang-undang di MK, dasar hukum berdirinya MK, kekuasaan kehakiman, kewajiban dan kewenangan MK, hukum acara MK, pengisian dan kode etik jabatan hakim konstitusi hingga perubahan UUD 1945. “Upaya untuk mengubah UUD 1945 sudah beberapa kali dilakukan,” ungkap Rimas.

Kuliah juga diselingi dengan sesi tanya jawab Rimas dengan mahasiswa. Bahkan untuk mengenal lebih jauh tentang MK, mahasiswa menjajaki kemungkinan guna berkunjung ke sana.

MK 2Rimas Kautsar saat menyampaikan kuliah tamu di hadapan mahasiswa Prodi Hukum Bisnis di Podomoro University.

Bayu Imantoro, dosen mata kuliah Pengantar Hukum Indonesia di Podomoro University, berharap, “Semoga akan ada mahasiswa Podomoro University yang menjadi Guru Besar Ilmu Hukum sekaligus Hakim Konstitusi yang profesional dan menjunjung tinggi integritas.”

Keterangan: Seluruh nateri pada artikel ini dikutip dari link sebagai berikut;

http://www.podomorouniversity.com/mengenal-mahkamah-konstitusi-dari-pegawai-terbaik

Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Advertisements