N – Nasabah Penyimpan (1-3)

“Nasabah Penyimpan (1) adalah nasabah yang menempatkan dananya di bank dalam bentuk simpanan berdasarkan perjanjian bank dengan nasabah yang bersangkutan.” (Pasal 1 Angka 17 UU Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan). “Nasabah Penyimpan (2) adalah nasabah penyimpan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang tentang Perbankan.” (Pasal 1 Angka 5 UU Nomor 24 Tahun 2004 Tentang Lembaga Penjamin Simpanan). “Nasabah Penyimpan (3) adalah Nasabah yang menempatkan dananya di Bank Syariah dan/atau UUS dalam bentuk Simpanan berdasarkan Akad antara Bank Syariah atau UUS dan Nasabah yang bersangkutan.” (Pasal 1 Angka 17 UU Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah).

Advertisements
Tagged , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Advertisements
%d bloggers like this: