L – Lisensi (1-9)

“Lisensi (1) adalah izin yang diberikan pemilik merek terdaftar kepada seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk menggunakan merek tersebut, baik untuk seluruh atau sebagian jenis barang atau jasa yang didaftarkan.”(Pasal 1 Angka 5 UU Nomor 19 Tahun 1992 Tentang Merek). “Lisensi (2)  adalah  izin  yang  diberikan  oleh  pemegang  hak  Perlindungan  Varietas  Tanaman kepada  orang  atau  badan  hukum  lain  untuk  menggunakan  seluruh  atau  sebagian  hak Perlindungan Varietas Tanaman.” (Pasal 1 Angka 13 UU Nomor 29 Tahun 2000 Tentang Perlindungan Varietas Tanaman). “Lisensi (3) adalah izin yang diberikan oleh pemegang Hak Rahasia Dagang kepada pihak lain melalui suatu perjanjian berdasarkan pada pemberian hak (bukan pengalihan hak) untuk menikmati manfaat ekonomi dari suatu Rahasia Dagang yang diberi perlindungan dalam jangka waktu tertentu dan syarat tertentu.” (Pasal 1 Angka 5 UU Nomor 30 Tahun 2000 Tentang Rahasia Dagang). “Lisensi (4) adalah izin diberikan oleh pemegang Hak Desain Industri kepada pihak lain melalui suatu perjanjian berdasarkan pada pemberian hak (bukan pengalihan hak untuk menikmati manfaat ekonomi dari suatu Desain Industri yang diberi perlindungan dalam jangka waktu tertentu dan syarat tertentu.” (Pasal 1 Angka 11 UU Nomor 31 Tahun 2000 Tentang Desain Industri). “Lisensi (5) adalah izin yang diberikan oleh Pemegang Hak kepada pihak lain melalui suatu perjanjian berdasarkan pada pemberian hak (bukan pengalihan hak) untuk menikmati manfaat ekonomi dari suatu Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu yang diberi perlindungan dalam jangka waktu tertentu dan syarat tertentu.” (Pasal 1 Angka 13 UU Nomor 32 Tahun 2000 Tentang Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu). “Lisensi (6) adalah izin yang diberikan oleh Pemegang Paten kepada pihak lain berdasarkan perjanjian pemberian hak untuk menikmati manfaat ekonomi dari suatu Paten yang diberi perlindungan dalam jangka waktu dan syarat tertentu.” (Pasal 1 Angka 13 UU Nomor 14 Tahun 2001 Tentang Paten). “Lisensi (7) adalah izin yang diberikan oleh pemilik Merek terdaftar kepada pihak lain melalui suatu perjanjian berdasarkan pada pemberian hak (bukan pengalihan hak) untuk menggunakan Merek tersebut, baik untuk seluruh atau sebagian jenis barang dan/atau jasa yang didaftarkan dalam jangka waktu dan syarat tertentu.” (Pasal 1 Angka 1 UU Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek). “Lisensi (8) adalah izin yang diberikan oleh pemegang hak cipta atau pemegang hak terkait kepadapihak lain untuk mengumumkan dan/atau memperbanyak ciptaannya atau produk hak terkaitnyadengan persyaratan tertentu.” (Pasal 1 UU Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta). “Lisensi (9) adalah surat izin yang diberikan kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan tertentu untuk melakukan pekerjaan di bidangnya dalam jangka waktu tertentu.” (Pasal 1 Angka 50 UU Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan). “Lisensi (10) adalah izin yang diberikan oleh pemegang paten, baik yang bersifat eksklusif maupun non-eksklusif, kepada penerima lisensi berdasarkan perjanjian tertulis untuk menggunakan Paten yang masih dilindungi dalam jangka waktu dan syarat tertentu.” (Pasal 1 Angka 11 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten).

 

Advertisements
Tagged , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: