K – Kendaraan Bermotor (1-4)

“Kendaraan Bermotor (1)adalah semua kendaraan yang beroda dua atau lebih yang didarat digunakan untuk mengangkut barang dan atau orang yang digerakkan dengan motor yang dijalankan dengan bensin, dengan minyak lain atau gas yang ada dalam lalu lintas bebas (diluar daerah pengawasan pabean) dalam tahun 1962.” (Pasal 1 ke-1 UU Nomor 3 Tahun 1963 Tentang Sumbangan Wajib Istimewa No. 13 Tahun 1962 Tentang Sumbangan Wajib Istimewa Tahun 1962). “Kendaraan Bermotor (2) adalah alat-alat kendaraan beroda dua atau lebih yang mempunyai daya penggerak sendiri dan yang tidak berjalan diatas rel, termasuk juga yang tidak seluruhnya lengkap, baik dalam keadaan ckd (completely knocked down).” (Pasal 1 Huruf a UU Nomor 4 Tahun 1963 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 14 tahun 1962 tentang Pemungutan Sumbangan Wajib Istimewa atas Kendaraan Bermotor yang diimpor ke dalam Daerah Pabean Indonesia (Lembaran Negara tahun 1962 No. 52), menjadi Undang-Undang). “Kendaraan Bermotor (3) adalah setiap kendaraan yang digerakkan oleh peralatan teknik yang adapada kendaraan itu dan biasanya dipergunakan untuk pengangkutan orang atau barang dijalan selain dari pada kendaraan yang berjalan di atas rel.” (Pasal 1 Angka 1 Huruf b UU Nomor 3 Tahun 1965 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya). “Kendaraan Bermotor (4) adalah kendaraan yang digerakkan oleh peralatan teknik yang berada pada kendaraan itu.” (Pasal 1 Angka 7 UU Nomor 14 Tahun 1992 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan). “Kendaraan Bermotor (5) adalah setiap Kendaraan yang digerakkan oleh peralatan mekanik berupa mesin selain Kendaraan yang berjalan di atas rel.” (Pasal 1 Angka 8 UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan). “Kendaraan Bermotor (6) adalah semua kendaraan beroda beserta gandengannya yang digunakan di semua jenis jalan darat, dan digerakkan oleh peralatan teknik berupa motor atau peralatan lainnya yang berfungsi untuk mengubah suatu sumber daya energi tertentu menjadi tenaga gerak kendaraan bermotor yang bersangkutan, termasuk alat-alat berat dan alat-alat besar yang dalam operasinya menggunakan roda dan motor dan tidak melekat secara permanen serta kendaraan bermotor yang dioperasikan di air.” (Pasal 1 Angka 13 UU Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah).

Advertisements
Tagged , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Advertisements
%d bloggers like this: