I – Impor (1-12)

Impor (1) adalah pemasukan untuk dipakai ke dalam daerah pabean. (Pasal 1 Huruf c UU Nomor 4 Tahun 1963 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 14 tahun 1962 tentang Pemungutan Sumbangan Wajib Istimewa atas Kendaraan Bermotor yang diimpor ke dalam Daerah Pabean Indonesia (Lembaran-Negara tahun 1962 No. 52), Menjadi Undang-Undang). Impor (2)adalah pemasukan barang dari luar Indonesia ke dalam peredaran. (Pasal 1 Angka 9 UU Nomor 32 Tahun 1964 Tentang Peraturan Lalu Lintas Devisa). Impor (3) adalah memasukkan narkotika ke dalam wilayah Indonesia, termasuk memuat atau menyimpannya di dalam pesawat udara atau kapal berbendera Indonesia di luar negeri yang akan atau sedang menuju Indonesia. (Pasal 1 Angka 15 UU Nomor 9 Tahun 1976 Tentang Narkotika). Impor (4) adalah semua kegiatan memasukkan barang ke dalam Daerah Pabean. (Pasal 1 Huruf h UU Nomor 8 Tahun 1983 Tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang Dan Jasa Dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah). Impor (5) adalah setiap kegiatan memasukkan barang dari luar Daerah Pabean ke dalamDaerah Pabean. (Pasal 1 Huruf d Angka 2 Huruf h UU Nomor 11 Tahun 1994 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 Tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang Dan Jasa Dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah). Impor (6) adalah kegiatan memasukkan barang ke dalam Daerah Pabean. (Pasal 1 Angka 13 UU Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan). Impor (7) ada-lah kegiatan memasukkan nar-kotika ke dalam Daerah Pabean. (Pasal 1 Angka 3 UU Nomor 22 Tahun 1997 Tentang Narkotika). Impor (8) adalah setiap kegiatan memasukkan barang dari luar Daerah Pabean ke dalam Daerah Pabean. (Pasal 1 Angka 9 UU Nomor 18 Tahun 2000 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 Tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah). Impor (9) adalah kegiatan memasukkan barang ke dalam daerah pabean. (Pasal 1 Angka 13 UU Nomor 17 Tahun 2006 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan). Impor (10) adalah kegiatan memasukkan Narkotika dan Prekursor Narkotika ke dalam DaerahPabean. (Pasal 1 Angka 4 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika). Impor (11) adalah setiap kegiatan memasukkan barang dari luar Daerah Pabean ke dalam Daerah Pabean. (Pasal 1 Angka 9 UU Nomor 42 Tahun 2009 Tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 Tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang Dan Jasa Dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah). Impor (12) adalah kegiatan memasukkan Barang ke dalam Daerah Pabean. (Pasal 1 Angka 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan).

Tagged , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: